Tidak Ada yang Benar-benar Ikhlas Berkorban

Bestari

Bestari

Tim Redaksi Bestari.ID
Arif Menginspirasi
Bestari

Latest posts by Bestari (see all)

Bestari.Id – Mengapa kita merasa kecewa jika yang diharapkan tidak terwujud? Barangkali, itulah yang dinamakan dengan tidak ikhlas. Lalu, bagaimana dengan berkorban?

Tunggu, berkorban dan berkurban. Beda, kan? Berkorban ialah menyatakan kebaktian atau kesetiaan. Sementara berkurban ialah mempersembahkan kurban atau persembahan kepada Tuhan. Setidaknya demikian pengertian dalam kamus bahasa Indonesia.

Terkadang, memang dengan mudahnya kita menyeret nama Tuhan dalam perbuatan yang kita klaim sebagai sebuah keikhlasan. Tidak ada yang salah dengan hal yang demikian, toh Tuhan juga tidak pernah melarang secara langsung.

Lalu, lagi-lagi atas nama Tuhan kita berbuat yang seolah-olah merupakan tindakan yang benar. Kita abai, bahwa terkadang orang lain tidak ikhlas dengan perbuatan yang kita anggap sebagai kebenaran tersebut.

Tidak ada yang benar-benar ikhlas berkorban. Pun, ada yang berkata bahwa ia ikhlas, barangkali dengan menduga-duga ala kadarnya, sesungguhnya ia belum ikhlas. Bukankah kita senantiasa berlaku pamrih bahwa segala tindak-tanduk kita berharap balasan, entah berbuah kebajikan atau sebaliknya.

Sama halnya dalam menjalin hubungan dengan seseorang, tidak ada yang benar-benar ikhlas berkorban. Bahwa ada yang mengaku cinta, toh disaat yang lain juga berharap balasan atas cinta yang ia berikan.

Demikianlah, bahwa ketabahan hanyalah nama lain dari ketidak ikhlasan dalam berkorban.

Semoga kita bisa berkurban dengan sebenar-benarnya ikhlas dalam berkorban. Selamat Hari Raya Idul Kurban 1438 H. Mohon maaf lahir dan batin.

Penulis: Nur Astaman Putra

Komentar Anda