Matinya Sang Hero

Bestari

Bestari

Tim Redaksi Bestari.ID
Arif Menginspirasi
Bestari

Latest posts by Bestari (see all)

Shakespeare’s Tragedy of Hamlet, Prince of Denmark (1890) (Foto:Int)

Bestari.id – Kematian dalam karya sastra seringkali diasosiasikan dengan genre tragedi, meskipun tidak menutup kemungkinan bahwa genre-genre lain mengusung tema serupa. Dalam konteks tragis dalam karya sastra dapat dikenal dalam bentuk kematian atau sekarat yang melibatkan tokoh-tokoh, meskipun tragis dalam karya sastra hanyalah salah satu aspek saja, we must remember that the tragic aspect of life is only one aspect (Bradley, 1958:1) dalam karya sastra terdapat aspek-aspek penting lainnya.

Kematian dalam karya sastra dianggap sebuah representasi realita sosial masyarakat, penggambaran kematian dalam karya sastra memiliki homologi dengan keadaan sebenarnya, ataupun hanya buah pikiran imajinasi pengarang semata berdasarkan repertoair yang dimilikinya, kematian dalam karya sastra dengan genre-genre umum terkadang disajikan sebagai pelengkap alur cerita dan tidak menjadi fokus utama tetapi dalam genre tragedi, fokus utama yaitu terletak pada kematian dan sekarat di mana tokoh utama menemui ajalnya dengan cara yang tragis ataupun tidak disangka-sangka.

William Shakespeare adalah seorang penyair termasyhur di abad ke-16, saat ini karya-karya luar biasanya masih dapat dijumpai dan memberikan pengaruh terhadap kesusastraan modern. Genre utama yang diusung oleh Shakespeare yaitu komedi, sejarah, puisi ; dalam genre tragedi terdapat sebuah karya drama di mana Shakespeare menggambarkan tokoh-tokohnya terlibat konflik satu dengan yang lainnya sehingga mengakibatkan kematian yaitu Hamlet. Meskipun karya ini telah hampir 400 tahun berlalu sejak pertama kali dipentaskan di London 1589 di Teater Globe London.

Hamlet adalah sebuah drama yang diperkirakan dibuat pada tahun 1586 atau 1587 pada masa Kepimimpinan Ratu Elizabeth I. Hamlet merupakan sebuah masterpiece dari Shakespeare, karya ini memuat elemen-elemen tragedi melibatkan hero atau tokoh-tokoh yang memainkan peranan penting dalam karya selanjutnya mereka meninggal dalam keadaan yang tragis.

Menarik mengenai kematian yang ditampilkan Shakespeare dalam drama Hamlet terjadi pada mereka yang berada dalam posisi mapan di masyarakat atau dapat disebut sebagai orang terpandang yang mempunyai kekuasaan di masyarakat. Kematian ditampilkan kepada mereka yang memiliki derajat tinggi dengan segala keistimewaan yang mereka miliki tetapi kalah terhadap takdir.

Penulis: Muhammad Fadli Muslimin
Mahasiswa Magister Ilmu Sastra Universitas Gadjah Mada

Komentar Anda