Puisi: Dimabuk Resah

Febye Triadi

Febye Triadi

Penulis
Penyuka Senja, Rintik dan Desah Syahdu
Febye Triadi

Latest posts by Febye Triadi (see all)

Ilustrasi (Foto: Int)

Kita berada dalam deretan rasa yang masih samar.
Terbungkus oleh wajah dan masing-masing tertutupi dengan apik.
Mungkin, hingga akhirnya kita mengerti.
Bahwa kita akan sama-sama terluka.

Aku pun dapat mengerti itu.
Aku tak perlu banyak menguak fakta.
Orang bodoh pun, pasti mengerti dengan rasa yang terabaikan.
Tidak, sampai kau merasakan karma.

Tapi oleh dirimu, ku temukan sesuatu yang baru.
Biarlah semua ini berjalan manis dengan teka-teki yang kau ramu sendiri.
Bukannya tupai pasti jatuh? Dan manusia tak akan jatuh pada hal yang sama dan untuk kedua kalinya?

Aku kadang tak mengerti makna artikulatif yang kau sajikan dalam tiap tuturmu.
Orisinil, tentu itu bukan dirimu.
Autentik, apa lagi itu. Jauh !
Satu lagi, tolong. Jangan menipu hatimu.

“Anda memegang kartunya” ungkap Robert Greene dalam 48 Hukum Kekuasaan.

 

 

Komentar Anda