Sumpah Zaman Now

Deni Indrawan

Deni Indrawan

Penulis
Kopi dan Binar Matamu
Deni Indrawan

Latest posts by Deni Indrawan (see all)

Ilustrasi (Foto:Int)

Bestari.id-Peristiwa yang sakral dan tidak akan pernah dilupakan oleh kaum pemuda adalah hari sumpah pemuda. Pemuda di Indonesia memperingati sumpah tersebut setiap tanggal tanggal 28 Oktober. Terhitung sumpah ini sudah berusia 89 tahun sejak pertama kali dikumandangkan pada tanggal 28 Oktober 1928. Pada saat itulah dihasilkan tiga sumpah penting: bertumpah darah satu, tanah air Indonesia; berbangsa satu, bangsa Indonesia; dan menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) diartikan sebagai pernyataan yang disertai tekad melakukan sesuatu untuk menguatkan kebenarannya.

Sumpah adalah kosakata yang paling sering digunakan pemuda untuk menguatkan, meyakinkan, atau mempengaruhi keputusan orang lain lewat tindak ilokusinya. Tak heran, jika seorang pemuda dalam memerdekakan hubungan dengan pasangannya, sumpah akan berulang kali dikumandangkan dengan segala dalihnya. Seolah bahwa sumpah saat ini adalah cara berbohong yang paling santun. Akan tetapi, tidak sedikit sumpah oleh pemuda saat ini merupakan jalan menuju akad. berawal dari sumpah pasangan kekasih untuk saling meyakinkan hingga berujung pada prosesi sakral tersebut.

Berbicara tentang sumpah, kita juga akan diingatkan kepada para pejabat lembaga yang tidak sama sekali takut akan kekuatan sumpah. Mulai dari pejabat lembaga kemahasiswaan(organisasi mahasiswa), hingga lembaga negara. Pada tingkat lembaga kemahasiswaan, pengingkaran sumpah itu dibuktikan dengan lalainya menjalankan roda kepegurusan sampai abai seutuhnya, sedangkan bentuk pengingkaran sumpah pada tingkat elit atau para pejabat lembaga negara yang lazim adalah korupsi. Sumpah terkadang dijadikan alat untuk menipu.

Terkait sumpah, dalam QS. An-Nahl [16] ayat 94 mengingatkan bahwa “Dan janganlah kamu jadikan sumpah-sumpahmu sebagai alat menipu di antaramu, yang menyebabkan tergelincir kaki (mu) sesudah kokoh tegaknya, dan kamu rasakan kemelaratan (di Dunia) karena kamu menghalangi (manusia) dari jalan Allah; dan bagimu azab yang besar. Kini, sumpah menjadi jalan untuk berkhianat. Padahal, sesungguhnya sumpah adalah komitmen. Penanda kesetiaan akan tergambarkan lewat posisi berdiri seseorang di bawah payung sumpah, apakah ke kanan atau ke kiri.

Momentum peringatan hari sumpah pemuda yang jatuh pada tanggal 28 0ktober 2017 menjadi momok bagi para pelaku sumpah untuk menepati janjinya. Sumpah-sumpah yang gentayangan di luar sana masing-masing akan mendatangi tuannya. meminjam pertanyaan Ir. Soekarno “Aku lebih suka lukisan samudra yang menggebu-gebu daripada lukisan sawah yang adem ayem tentram.” Selamat Hari Sumpah Pemuda! (*)

 

 

Komentar Anda