Apakah Cinta?

Bestari

Bestari

Tim Redaksi Bestari.ID
Arif Menginspirasi
Bestari

Latest posts by Bestari (see all)

Ilustrasi (Foto: Int)

Bestari.id-Cinta, satu kata yang belum mampu dimaknai secara pasti oleh semua akal manusia yang pernah ada, mulai dari awal bumi terbangun sampai saat ketika Anda membaca tulisan ini. satu kata yang tak mampu terkalkulasi nilai dan pengaruhnya atas kehidupan, satu kata yang begitu komprehensif mengambarkan semua rasa dan tentu inilah kata yang bertanggung jawab untuk semua hal yang terjadi di dunia sampai detik ini. Belum pernah kutemukan suatu ramuan yang mampu membuat orang sakit menjadi sembuh seketika dan racun yang mampu membuat manusia sehat mengalami sakit yang bahkan lebih menyedihkan dari kematian dan untuk jawaban dari dua hal ini lagi-lagi cinta. manusia bisa tertawa lalu menangis karna cinta, bisa semangat, malas, sejahtera, melarat, bahagia, menderita dan itu semua karena cinta.

Layaknya pisau yang bersisi dua, cinta ini hadir dan senantiasa menyembunyikan rahasia-rahasia yang tak mampu diungkap, bahkan oleh para saintis-saintis dan semua teknologi di dunia. Zaman ini cinta senantiasa disandingkan kepada rasa ingin saling menyayangi di antara dua atau lebih manusia, tapi menurutku cinta terlalu sempit jika hanya dimaknai seperti itu. Cinta bukan hanya rasa kasih sayang karna kebencian, kemarahan, kesakitan dan masih banyak lagi, itupun cinta. Pernahkah Anda dibuat bersedih bahkan termat sedih oleh seseorang, namun anda tak kuasa untuk membenci orang tersebut, Anda berencana pergi jauh meninggalkannya, namun tetap tak mampu beranjak dari posisi itu? Saya katakan kesedihan yang anda rasakan itupun cinta dan itu artinya anda telah dilukai oleh cinta.

Cinta memang hal istimewa dan paling luar biasa dari semua hal yang pernah tuhan cipta, karena itu juga cinta hanya diberi kepada mahkluk tuhan yang istimewa lagi mulia (manusia), binatang, tumbuhan, malaikat bahkan iblis sekalipun tidak diberi kesempatan merasakan cinta. Aku bahkan sempat berpikir bahwa cinta adalah tuhan itu sendiri, ia yang membuat dunia menjadi seperti saat ini, ia yang membuat setiap manusia bisa beriman, namun bisa juga kafir, cinta pula yang mengendalikan setiap rasa yang ada dalam diri manusia. Tuhan mengatakan ia lebih dekat dari urat nadi hambanya dan ia juga mengatakan dirinya bersemayam dalam raga setiap individu, dan cinta seperti itu adaja, sekali lagi saya berfikir cinta itu mungkin tuhan yang berselimut rahasia. semua sifat tuhan yang ternaskan dalam kitabnya sebanyak 99, semua itu bisa hadir karena cinta.

Tuhan mengasihi, menyayangi, mengabulkan, mengampuni, menyantuni, memberi, memelihara, melindungi, itu semua karna cinta dan ketika tuhan bersifat memerintah, perkasa, pencipta, menyempitkan, memaksa, bahkan menyiksa itupun karna cinta. Ketika ada manusia yang menyakiti orang lain yakinlah itu karna cinta, yah cinta dia kepada dirinya, dan ketika ada orang yang takut mati tentu itu juga karena cinta, yah cintanya kepada dunia. Ayahhanda Adam dan ibunda Hawa bisa sampai di bumi bukan semata-mata karna hukumannya setelah berbuat salah, melainkan karena cinta Tuhan kepada bumi sehingga ia mengirim khalifah untuk menjaga, memelihara, dan mengelolanya serta karna cinta tuhan kepada adam dan hawa itu sendiri dimana tuhan ingin mendidik mereka dengan penuh hikma dengan mereka disuruh untuk saling mencari satu sama-lain setelah dipisahkan dari satu belahan bumi kebelahan bumi lain, hingga akhirnya dipertemukan, setelah itu mereka diserukan untuk saling kasih mengasihi dan ini semua bahasa cinta artinya memang Tuhan seakan mengarahkan mereka untuk mencari dan mempelajari cinta itu sendiri.

Saya lebih dari yakin ketika ada seseorang yang paham akan hikmah di balik cinta dan mampu menerapkannya dalam kehidupan maka ia tak perlu lagi beragama, sejauh pengembaraan dan pencarianku, saya melihat semua ajaran agama bermuara pada satu titik yang sama yaitu ajaran untuk saling mencintai, semua kitab yang pernah tuhan naskan sebenarnya itu semua adalah surat cinta yang tuhan kirim untuk manusia, kitab kitab itu hadir dan bisa diterima karena memang ia dipenuhi bahasa-bahasa cinta, maha agung Allah akan semua rahasianya. Pada dasarnya manusia terlahir karna cinta dari kedua orang tuanya dan cinta Allah, tapi yang paling penting dari sesi ini adalah ia bisa merasakan kehidupan dan melihat dunia karna semangat dari cinta. Semakin banyak pertanyaan yang kemudian muncul mengenai hakikat dari cinta itu sendiri, dan menurutku setiap orang berhak mencari dan berhak mendefinisikan bagaimana cinta yang ia mau. Karna cinta yang dikuketahui berbeda dengan cinta yang Anda ataupun dia pahami. Cinta layaknya air murni, bersih lagi jerni yang ketika diturunkan ke dalam gelas ia akan berbentuk gelas ketika diturunkan kedalam piring ia akan berbentuk piring, ketika gelas itu bening maka akan bening juga ia ketika gelas itu berwarna akan berwarna pula ia. Itulah cinta yang bisa kupahami sampai saat ini, benar bahwa cinta merupakan sesuatu yang fundamen bagi setiap nyawa yang pernah hidup.

Dekatkanlah diri Anda kepada Allah karnea ialah Sang Mahacinta, ketika Anda mencintainya airpun akan mencintai Anda. Ketika ia mencintai Anda, ia akan mendatangkan orang-orang yang ia cintai untuk menemani Anda dan akhir dari cerita Anda adalah cinta. Ambillah cinta itu dimanapun Anda menemukannya, karna cinta adalah milik manusia. Satu hal yang akan abadi tak lekang dimakan zaman ia ada di masa lalu, saat ini, dan masa depan itulah cinta.

Tulisan ini dimaksudkan sebagai ucapan terima kasih kepada semua orang yang telah memberi cinta pada penulis baik dari orang tua, saudara, dan sahabat serta menjadi ungkapan rasa syukur terhadap kebaikan Tuhan karena telah mengisinkan penulis merasakan cinta. (*)

Penulis: Muh Arjun Wiraya
Mahasiswa UIN Alauddin Makassar

Komentar Anda