Category - Sastra

Puisi: Negeri “Katanya”

Bestari.id – Dipanggung politik selalu saja hadir sebuah pertikaian Hari ini lawan, besok mungkin saja mereka kawan Mereka bertarung demi kesejahteraan Lalu merasa telah berkeadilan Katanya, Negeriku indah karena perbedaan Nyatanya...

Puisi: Losari di Matanya

Bestari.id – Dia yang kau sebut keramaian, orang-orang memanen parasnya. Tempat senja berteduh di sana. Angin mamiri senantiasa menggauli bibirnya Oh Karaeng, tidak kah kau lihat budaya terjunjung di kepalanya. Oh Daeng, di tubuhnya...

Matinya Sang Hero

Bestari.id – Kematian dalam karya sastra seringkali diasosiasikan dengan genre tragedi, meskipun tidak menutup kemungkinan bahwa genre-genre lain mengusung tema serupa. Dalam konteks tragis dalam karya sastra dapat dikenal dalam bentuk...

Pengantin Literasi

Bestari.id– Titimangsa sebelum 18 november 1945: Lelaki pendiam yang pemberani itu, konon pernah berujar pada suatu waktu. “Selama bersama buku, kalian boleh memenjarakanku. Terungku badan tak berarti buatku. Di mana saja tak soal...

Jika Terus Bersama dan Mendampingmu, Itu...

Aku pergi tanpa mengucapkan kata perpisahan. Aku melakukannya karena aku tak ingin seperti sebelumnya, kau memohon agar aku tak meninggalkanmu yang membuatku lemah dan goyah. Kali ini, aku tak ingin hal seperti itu terulang lagi. Aku pun tidak...